Kamis, 19 Desember 2024

How to make lobi lobi

 Here’s a simpler version of the lobi-lobi recipe:


Ingredients:

2 medium sweet potatoes

1/4 cup brown sugar

1-2 tablespoons tapioca flour

A pinch of salt

Vegetable oil for frying



Instructions:

1. Boil and Mash:

Boil the sweet potatoes until soft, then mash the them

2. Add Tapioca Flour:

Stir in the tapioca flour and a pinch of salt into the mashed sweet potatoes.

3. Stuff with Sugar:

Take a small portion of the mashed sweet potato, add brown sugar in the center, and shape it into a ball or patty. 

4. Fry:

Heat oil in a pan and fry the patties until golden and crispy on both sides.

5. Serve:

Drain on paper towels and enjoy!





This version skips some extra steps, keeping it nice and simple. Enjoy your snack!


shorter version of the story of Bilal bin Rabah:


The Story of Bilal bin Rabah:

Bilal bin Rabah was a slave in Makkah who embraced Islam after hearing the Prophet Muhammad’s (SAW) message. His master, Umayyah, was furious when he found out and tortured Bilal, placing a heavy stone on his chest and dragging him across the desert. Despite the pain, Bilal stood firm in his faith, repeating “Ahad, Ahad” (Allah is One).


Moved by Bilal’s perseverance, Abu Bakr, a close companion of the Prophet, bought Bilal’s freedom. After his release, Bilal became one of the Prophet's most trusted companions and the first muezzin, calling the people to prayer with his powerful voice.


Bilal's story is a testament to faith, strength, and the power of standing firm in one's beliefs, no matter the hardships. His commitment to Islam made him a beloved figure in Islamic history.



---


This shorter version focuses on the key events and lessons from Bilal’s story.


NEVER-ENDING CHORES



1. Washing dishes – As soon as the sink is clear, someone puts in another plate.



2. Sweeping or mopping the floor – Especially with kids running around, crumbs and spills magically appear.



3. Folding laundry – Just when you think you’re done, the next pile is waiting.



4. Cooking meals – Breakfast, lunch, dinner, snacks—it never stops!



5. Picking up toys – The moment everything’s clean, the toys are out again.



6. Wiping surfaces – Dust and fingerprints always come back.



7. Emptying the trash – Somehow, the bin fills up so quickly.



8. Tidying up the house – Clothes, books, shoes… they’re never quite in place for long.



9. Grocery shopping – As soon as you stock up, something else runs out. 


Selasa, 17 Desember 2024

hyperbole

 

Here are some examples of sentences using hyperbole, which is an exaggerated way of expressing something for emphasis or effect:

  1. "I've told you a million times to clean your room!"
  2. "Her smile is as bright as the sun."
  3. "I'm so hungry I could eat a horse!"
  4. "This bag weighs a ton."
  5. "He runs faster than the speed of light."
  6. "I’ve been waiting forever for this moment!"
  7. "The movie was so scary, I nearly jumped out of my skin!"
  8. "She cried a river of tears."
  9. "It was so hot, the sidewalk was melting."
  10. "He’s the best player in the world."

These sentences use exaggeration to make a point or convey a strong feeling.


MODUL AJAR KURIKULUM MERDEKA B.INGGRIS MTS KELAS 8 RECOUNT TEXT

 

Modul Ajar: Recount Text - Kelas 8 Semester 1

Mata Pelajaran: Bahasa Inggris
Kelas/Semester: 8/1
Topik: Recount Text
Alokasi Waktu: 4 x 40 menit (2 Pertemuan)
Model Pembelajaran: Discovery Learning
Tema: Menulis dan Membaca Teks Recount


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat:

  1. Memahami pengertian dan struktur dari Recount Text.
  2. Mengidentifikasi elemen-elemen dalam Recount Text.
  3. Menyusun teks recount yang sesuai dengan struktur yang benar.
  4. Menceritakan pengalaman pribadi melalui teks recount secara lisan dan tulisan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar:

  • 3.3 Mengidentifikasi makna dalam teks recount (lisan/tulisan) dengan memperhatikan aspek kebahasaan.
  • 4.3 Menulis teks recount sederhana yang berisi pengalaman atau kejadian masa lalu dengan menggunakan kosakata dan struktur yang sesuai.

Indikator Pencapaian Kompetensi:

  1. Siswa dapat menjelaskan pengertian dan tujuan teks recount.
  2. Siswa dapat mengidentifikasi struktur teks recount (Orientation, Events, Reorientation).
  3. Siswa dapat menulis teks recount sederhana berdasarkan pengalaman pribadi.
  4. Siswa dapat berbicara dan menceritakan kembali pengalaman mereka dalam bentuk teks recount.

C. Materi Pembelajaran

  1. Pengertian Recount Text

    • Recount text adalah teks yang menceritakan kembali kejadian atau pengalaman di masa lalu secara kronologis, biasanya dengan tujuan untuk menginformasikan atau menghibur.
  2. Ciri-ciri Teks Recount

    • Menceritakan kejadian yang telah terjadi di masa lalu.
    • Menggunakan kalimat dalam bentuk Past Tense.
    • Menggunakan time markers (misalnya: last week, yesterday, in 2019, etc.).
    • Menggunakan urutan waktu (first, next, then, finally).
  3. Struktur Teks Recount

    • Orientation: Pengenalan siapa, kapan, dan di mana kejadian terjadi.
    • Events: Rangkaian kejadian yang terjadi dalam urutan waktu.
    • Reorientation: Penyelesaian atau kesimpulan dari cerita.

D. Metode Pembelajaran

  • Discovery Learning: Siswa akan menemukan elemen-elemen dalam teks recount melalui pembelajaran berbasis teks yang disajikan dan diskusi kelompok.
  • Cooperative Learning: Siswa bekerja dalam kelompok untuk mendiskusikan teks recount dan menulis teks recount mereka sendiri.

E. Langkah-Langkah Pembelajaran

1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

  • Apersepsi:
    • Guru mengawali pelajaran dengan bertanya kepada siswa mengenai pengalaman mereka yang paling berkesan atau hal menarik yang baru saja terjadi.
    • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti berbagi cerita pengalaman.

2. Kegiatan Inti (60 menit)

  • Mengenal Teks Recount (15 menit):

    • Guru memberikan contoh teks recount sederhana (misalnya: pengalaman liburan, kejadian menarik, atau cerita pengalaman pribadi).
    • Siswa membaca teks secara individu dan kemudian mendiskusikan elemen-elemen dalam teks tersebut.
    • Guru membantu siswa untuk mengidentifikasi struktur dan kosakata yang digunakan dalam teks recount.
  • Diskusi Kelompok (15 menit):

    • Siswa dibagi dalam kelompok kecil untuk mendiskusikan teks recount yang telah dibaca dan menjawab beberapa pertanyaan terkait struktur teks.
      • Pertanyaan contoh:
        • Apa yang terjadi pertama kali dalam cerita?
        • Kapan kejadian itu terjadi?
        • Apa yang terjadi setelah kejadian pertama?
        • Bagaimana cerita tersebut berakhir?
    • Setiap kelompok diminta untuk menyusun laporan dan membagikan hasil diskusi mereka di depan kelas.
  • Menyusun Teks Recount (20 menit):

    • Guru memberikan instruksi untuk siswa menulis teks recount berdasarkan pengalaman pribadi mereka atau kejadian yang mereka alami.
    • Siswa diminta untuk menyusun teks dengan mengikuti struktur yang benar (Orientation, Events, Reorientation).
    • Guru memberikan bimbingan selama proses menulis dan memastikan siswa menggunakan Past Tense serta time markers yang tepat.

3. Kegiatan Penutupan (10 menit)

  • Refleksi:
    • Guru mengajak siswa untuk merefleksikan apa yang telah dipelajari tentang teks recount.
    • Guru menanyakan kepada siswa kesulitan yang mereka hadapi dalam menyusun teks recount dan bagaimana mereka bisa mengatasi masalah tersebut.
  • Tugas Rumah:
    • Siswa diminta untuk melengkapi atau menyempurnakan teks recount yang telah ditulis di kelas, atau menulis teks recount baru tentang pengalaman liburan mereka.

F. Media dan Sumber Pembelajaran

  1. Media Pembelajaran:

    • Buku teks Bahasa Inggris
    • Lembar kerja siswa (LKS)
    • Audio/video yang berisi contoh teks recount
    • Gambar-gambar yang berhubungan dengan pengalaman atau kejadian yang dapat diceritakan
  2. Sumber Belajar:

    • Buku Bahasa Inggris Kelas 8
    • Sumber cerita dari internet atau cerita pribadi

G. Penilaian

Penilaian Sikap:

  • Menilai sikap siswa dalam berkolaborasi dan berdiskusi dalam kelompok serta mengikuti pembelajaran dengan aktif.

Penilaian Pengetahuan:

  • Menilai pemahaman siswa tentang struktur dan elemen-elemen dalam teks recount berdasarkan analisis teks yang mereka lakukan.

Penilaian Keterampilan:

  • Menilai kemampuan siswa dalam menulis teks recount dengan mengikuti struktur yang benar dan penggunaan past tense yang tepat.
  • Menilai keterampilan berbicara siswa saat menceritakan kembali pengalaman mereka dalam bentuk teks recount.

Dengan modul ajar ini, diharapkan siswa dapat lebih memahami dan menguasai Recount Text, serta dapat mengungkapkan pengalaman mereka dalam bentuk teks tertulis dan lisan dengan baik.


RPP B. Inggris MTs, Narrative text kelas 9 Kurikulum 13

 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Mata Pelajaran: Bahasa Inggris
Kelas/Semester: 9/1
Materi Pokok: Narrative Text (Teks Naratif)
Alokasi Waktu: 2 x 40 menit (1 pertemuan)
Model Pembelajaran: Discovery Learning
Tema: Teks Naratif: Struktur, Ciri-Ciri, dan Pembuatan


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat:

  1. Memahami dan mengidentifikasi struktur dan ciri-ciri teks naratif (orientation, complication, resolution).
  2. Menganalisis teks naratif sederhana yang mencakup struktur dan karakteristik.
  3. Menulis teks naratif yang sederhana berdasarkan pengalaman atau imajinasi mereka sendiri.
  4. Menyampaikan cerita atau pengalaman melalui kegiatan berbicara dengan menggunakan struktur teks naratif yang benar.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar:

  • 3.6 Menganalisis makna dalam teks naratif lisan dan tulis dengan memperhatikan unsur kebahasaan dan struktur teks.
  • 4.6 Menyusun teks naratif yang menggunakan kosakata dan struktur kalimat yang sesuai dengan konteks.

Indikator Pencapaian Kompetensi:

  1. Siswa dapat menjelaskan pengertian dan tujuan teks naratif.
  2. Siswa dapat mengidentifikasi struktur teks naratif dalam sebuah teks.
  3. Siswa dapat menulis teks naratif berdasarkan pengalaman atau imajinasi mereka.
  4. Siswa dapat menceritakan kembali cerita naratif secara lisan dengan baik.

C. Materi Pembelajaran

  1. Pengertian Teks Naratif

    • Teks naratif adalah teks yang menceritakan peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam urutan waktu tertentu dengan tujuan menghibur atau menyampaikan pesan moral.
  2. Ciri-ciri Teks Naratif

    • Mengandung orientasi, komplikasi, dan resolusi.
    • Menggunakan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung.
    • Menggunakan past tense untuk menceritakan peristiwa di masa lalu.
  3. Struktur Teks Naratif

    • Orientation (Pengenalan): Pengenalan tokoh, waktu, dan tempat.
    • Complication (Masalah): Munculnya masalah atau konflik yang dihadapi oleh tokoh.
    • Resolution (Penyelesaian): Penyelesaian masalah yang dihadapi oleh tokoh.

D. Metode Pembelajaran

  • Discovery Learning: Siswa akan dipandu untuk menemukan dan memahami ciri-ciri serta struktur teks naratif melalui kegiatan diskusi, analisis teks, dan tugas menulis.
  • Cooperative Learning: Siswa bekerja dalam kelompok untuk membaca dan menganalisis teks naratif bersama-sama.

E. Langkah-langkah Pembelajaran

1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)

  • Apersepsi:
    • Guru mengawali pelajaran dengan bertanya kepada siswa tentang pengalaman mereka mendengar cerita atau membaca cerita fiksi.
    • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa, seperti cerita-cerita yang mereka dengar atau tonton.
  • Motivasi:
    • Guru menjelaskan pentingnya memahami teks naratif sebagai sarana untuk menceritakan kisah dan mengungkapkan pesan melalui cerita.
  • Penyampaian Tujuan Pembelajaran:
    • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini.

2. Kegiatan Inti (60 menit)

  • Menganalisis Teks Naratif (20 menit):

    • Guru membagikan teks naratif yang sudah disiapkan kepada siswa (contoh teks naratif pendek seperti cerita rakyat atau dongeng).
    • Siswa diminta untuk membaca teks secara individu.
    • Siswa diminta mengidentifikasi elemen-elemen dalam teks tersebut, seperti:
      • Orientation (Pengenalan tokoh dan setting)
      • Complication (Masalah yang dihadapi)
      • Resolution (Penyelesaian masalah).
    • Guru memberikan panduan jika diperlukan, dan siswa dapat mendiskusikan hasil analisisnya dengan teman sekelas.
  • Diskusi Kelompok (15 menit):

    • Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil untuk mendiskusikan lebih lanjut teks yang telah dibaca.
    • Setiap kelompok mendiskusikan struktur teks naratif dan memilih satu bagian yang mereka anggap menarik untuk dibagikan ke kelas.
    • Kelompok menyusun laporan hasil diskusi tentang struktur teks dan mempresentasikannya di depan kelas.
  • Menyusun Teks Naratif (25 menit):

    • Setelah memahami elemen-elemen dalam teks naratif, siswa diminta untuk menulis teks naratif sederhana berdasarkan pengalaman pribadi atau imajinasi mereka.
    • Guru memberikan bimbingan dalam menyusun teks, memastikan bahwa siswa menggunakan struktur yang benar (Orientation, Complication, Resolution).
    • Siswa diminta untuk membuat cerita pendek dengan durasi sekitar 150-200 kata.
    • Siswa dapat memilih tema cerita, seperti pengalaman lucu, cerita petualangan, atau kisah fiksi.

3. Kegiatan Penutupan (10 menit)

  • Refleksi:
    • Guru mengajak siswa untuk merefleksikan apa yang telah dipelajari tentang teks naratif.
    • Guru bertanya kepada siswa tentang tantangan yang mereka hadapi dalam menyusun teks naratif dan bagaimana mereka mengatasi tantangan tersebut.
  • Tugas Rumah:
    • Siswa diminta untuk menyelesaikan teks naratif yang belum selesai ditulis di kelas, atau menulis teks naratif baru dengan tema bebas.
  • Penutupan:
    • Guru menyimpulkan pembelajaran hari itu dan memberi penguatan bahwa teks naratif adalah bagian penting dalam komunikasi yang melibatkan cerita.

F. Media dan Sumber Pembelajaran

  1. Media Pembelajaran:
    • Buku teks Bahasa Inggris
    • Lembar kerja siswa (LKS)
    • Contoh teks naratif (cerita pendek, cerita rakyat, dongeng)
  2. Sumber Belajar:
    • Buku Bahasa Inggris Kelas 9 SMP
    • Sumber cerita dari internet atau buku cerita

G. Penilaian

Penilaian Sikap:

  • Menilai sikap siswa dalam berkolaborasi, berdiskusi, dan mengikuti aktivitas kelas dengan baik.

Penilaian Pengetahuan:

  • Menilai pemahaman siswa tentang teks naratif berdasarkan analisis teks dan diskusi kelas.

Penilaian Keterampilan:

  • Menilai kemampuan siswa dalam menulis teks naratif yang sesuai dengan struktur yang benar.

Demikianlah RPP Narrative Text untuk Kelas 9 SMP dengan Kurikulum 2013. RPP ini diharapkan dapat membantu siswa memahami teks naratif secara mendalam dan mengembangkan kemampuan menulis dan berbicara mereka melalui teks naratif.


Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 8 - Bab 1: My Daily Activities (Aktivitas Sehari-hari Saya)

 

Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 8 - Bab 1: My Daily Activities (Aktivitas Sehari-hari Saya)

Kompetensi Dasar (KD):

  1. Memahami teks lisan dan tulisan tentang kegiatan sehari-hari dalam kehidupan yang melibatkan penggunaan ungkapan rutin, waktu, dan aktivitas.
  2. Mengungkapkan ide, perasaan, dan informasi dalam kegiatan berbicara dan menulis menggunakan ungkapan sehari-hari yang melibatkan kegiatan rutin.

Tujuan Pembelajaran:

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat:

  1. Menyebutkan kegiatan sehari-hari menggunakan kosakata yang tepat dalam bahasa Inggris.
  2. Menyusun kalimat tentang kegiatan rutin menggunakan bentuk Present Tense.
  3. Mengidentifikasi dan menjawab pertanyaan mengenai aktivitas sehari-hari dalam konteks percakapan.
  4. Membuat teks pendek tentang rutinitas harian menggunakan kalimat sederhana.
  5. Meningkatkan kemampuan mendengarkan melalui percakapan sederhana tentang kegiatan sehari-hari.

Materi Pembelajaran:

1. Kosakata (Vocabulary)

  • Daily Activities (Aktivitas Sehari-hari):
    • Wake up – Bangun tidur
    • Get up – Bangun dari tempat tidur
    • Brush teeth – Menyikat gigi
    • Have breakfast – Sarapan
    • Go to school – Pergi ke sekolah
    • Study – Belajar
    • Play – Bermain
    • Watch TV – Menonton TV
    • Have dinner – Makan malam
    • Go to bed – Tidur

2. Kalimat Positif, Negatif, dan Interrogatif (Question Form)

  • Present Simple Tense digunakan untuk menyatakan kegiatan yang dilakukan secara rutin atau kebiasaan.
    • Positif: I wake up at 6 a.m. – Saya bangun tidur pada jam 6 pagi.
    • Negatif: I do not (don’t) play football in the afternoon. – Saya tidak bermain sepak bola di sore hari.
    • Interrogatif: Do you go to school by bus? – Apakah kamu pergi ke sekolah naik bus?

3. Time Expressions (Ekspresi Waktu)

  • Every day – Setiap hari
  • In the morning – Di pagi hari
  • In the afternoon – Di siang hari
  • In the evening – Di malam hari
  • At night – Pada malam hari

Langkah-Langkah Pembelajaran:

Pendahuluan:

  1. Kegiatan Pembukaan:
    • Menyapa siswa dan bertanya tentang kegiatan sehari-hari mereka (What do you do in the morning? What time do you wake up?).
    • Menghubungkan materi dengan pengalaman pribadi siswa agar mereka lebih mudah memahami konteks.

Inti Pembelajaran:

  1. Kegiatan 1: Menyimak Teks Pendek

    • Siswa mendengarkan percakapan antara dua orang yang menceritakan kegiatan sehari-hari mereka.
      • Contoh Percakapan:
        • A: "Hi! What time do you wake up?"
        • B: "I wake up at 6 a.m. every day."
        • A: "What do you do after you wake up?"
        • B: "I brush my teeth, then I have breakfast."
    • Tanyakan kepada siswa apa yang mereka dengar dan minta mereka untuk mencatat kegiatan yang disebutkan dalam percakapan tersebut.
  2. Kegiatan 2: Menyusun Kalimat

    • Siswa diberikan daftar kegiatan sehari-hari dan diminta untuk menyusun kalimat menggunakan Present Simple Tense.
      • Contoh:
        • Kegiatan: "have breakfast"
        • Kalimat: "I have breakfast at 7 a.m."
    • Setelah itu, siswa diminta untuk menuliskan rutinitas harian mereka dalam bentuk kalimat menggunakan ekspresi waktu yang tepat.
  3. Kegiatan 3: Berdiskusi dan Berbicara

    • Siswa berpasangan dan saling bertanya tentang rutinitas harian mereka.
      • Contoh Pertanyaan:
        • "What time do you go to school?"
        • "What do you do after school?"
    • Diskusi ini membantu siswa untuk berbicara menggunakan struktur kalimat yang benar.

Penutupan:

  1. Refleksi dan Tugas
    • Diskusikan pembelajaran hari ini dan ajak siswa untuk merenung tentang apa yang telah mereka pelajari.
    • Berikan tugas rumah untuk menulis teks pendek mengenai kegiatan sehari-hari mereka dalam bahasa Inggris.
    • Contoh Tugas:
      • Write about your daily routine. Include at least 5 activities in the morning, afternoon, and evening.

Penilaian:

  • Penilaian Lisan: Menilai kemampuan berbicara siswa saat berlatih percakapan tentang rutinitas harian mereka.
  • Penilaian Tertulis: Memeriksa kalimat yang siswa buat dalam tugas rumah mereka tentang kegiatan sehari-hari.
  • Penilaian Mendengarkan: Menilai seberapa baik siswa dapat memahami percakapan yang mereka dengarkan dan mencatat kegiatan yang disebutkan.

Media dan Sumber Pembelajaran:

  • Audio rekaman percakapan tentang kegiatan sehari-hari.
  • Gambar kegiatan sehari-hari yang dapat digunakan untuk menjelaskan kosakata.
  • Lembar kerja untuk latihan menulis dan menyusun kalimat.
  • Video pendek yang menggambarkan rutinitas harian seseorang.

Dengan modul ajar ini, siswa diharapkan dapat memahami dan menguasai penggunaan Present Simple Tense dalam kehidupan sehari-hari serta dapat berbicara dan menulis tentang rutinitas mereka dengan lancar dalam bahasa Inggris.


FOTO KEGIATAN GURU DAN SISWA-SISWI MTs NEGERI 7 SUMEDANG TAHUN 2026

  BULAN JANUARI UPACARA BENDERA HARI SENIN,   AWAL SEMESTER 2 (05 Januari 2026) ...